Makalah Virus Komputer

| Wednesday, April 10, 2013


BAB I
PENDAHULUAN


1.        Latar Belakang Masalah
Teknologi berkembang dengan pesat sesuai dengan kebutuhan zaman. Komputer merupakan hasil dari teknologi yang mengalami perkembangan begitu pesat karena hamper setiap orang menggunakan komputer sebagai alat Alat bantu dalam menyelesaikan segala urusan dalam kehidupannya.
Seiring dengan berkembangnya komputer, virus yang merupakan suatu faktor pengganggu terbesar dalam dunia IT juga mengalami perkembangan yang cukup tinggi untuk mengimbangi perkembangan komputer di dunia. Tetapi banyak orang yang tidak memahami virus komputer dengan benar, mereka hanya ketakutan ketika mendengar ada sebuah virus yang menginfeksi komputernya.
Sebenarnya, virus adalah salah satu jenis software. Sayang sekali jenis software yang satu ini hampir seluruhnya berdampak dan ditujukan untuk hal-hal yang bersifat merugikan orang yang komputernya tertular virus komputer. Virus komputer memiliki berbagai kemampuan dasar diantaranya adalah kemampuan memanipulasi, kemampuan untuk memperbanyak diri, dan sebagainya.
Virus bekerja dengan memanfaatkan fungsi-fungsi operating system yang
tersembunyi dan juga memanfaatkan celah-celah yang ada dari program tertentu, selain itu membuat virus memerlukan pengetahuan tentang sistem komputer bekerja dan kemampuan pemrograman. Beberapa sumber pustaka mengelompokkan virus berdasarkan kriteria tertentu, bisaanya untuk setiap jenis tersebut memiliki ciri khas tersendiri yang umum ditemui. Hal inilah yang perlu diperhatikan agar kita dapat melakukan pencegahan terhadap serangan virus-virus komputer.

2.        Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penyusun merumuskan beberapa permasalahan yang akan dibahas pada makalah ini, yaitu :
a.         Sejarah dan pengertian virus komputer
b.         Kriteria virus dan siklus hidup virus komputer
c.         Jenis-jenis virus komputer
d.        Cara-cara penanggulangannya
e.         Jenis-jenis Anti virus yang sering dipergunakan

3.        Tujuan Penulisan
Adapun yang menjadi tujuan dalam penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
a.    Agar pembaca mengetahui dan memahami tentang virus komputer, cara kerjanya, jenisnya, serta cara penanggulangannya
b.    Agar pembaca mengetahui jenis-jenis antivirus yang dapat dipergunakan untuk melindungi komputer
c.    Agar dapat menjadi referensi buat karya tulis yang mengambil tema yang sama

 



BAB II
PEMBAHASAN


1.        Sejarah dan Pengertian Virus Komputer
A.    Sejarah
Virus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorang pencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic Komputer (EDVAC), memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya. Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satu laboratorium komputer terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C dan C++. Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan, memperbaiki diri dan balik menyerang kedudukan lawan. Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, pemenangnya adalah pemilik program sisa yang terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bila bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan.
Sekitar tahun 1970-an , perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun tujuan program ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugas dapat dilakukan.
Pada tahun 1983 Fred Cohen seorang peneliti dari Ohio, memperlihatkan program buatannya yang mampu menyebar secara cepat pada sejumlah komputer. Ia juga memperkenalkan virus pertama yang diprogram dalam lingkungan Unix yang
dapat memberikan hak istimewa kepada setiap pengguna. Tahun berikutnya Cohen
menyerahkan desertasinya “Komputer Viruses – Theory and Experiments” yang menyebabkan virus berkembang dengan cepat.
Pada tahun 1986 di Freie, Universitas Berlin mendeteksi adanya aktifitas virus pada sebuah komputer besar.
Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada tahun 1988. Virus yang begitu menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal dengan nama virus Pakistan.
Tahun 1987, virus komputer generasi kedua yaitu Cascade yang merupakan virus residen pertama muncul terenkripsi dalam file.
Pada tahun 1989 virus polimorf pertama ditemukan, vurus tersebut dikenal
dengan V2Px atau Washburn. Virus semacam ini dapat terus mengubah diri menjadi sebuah varian baru. Pada tahun berikutnya, virus DIR II menggunakan cara baru untuk menginfeksi program dengan menyerang entri-entri FAT.
Tahun 1991 diadakan sebuah lomba dan acara pembuatan program virus akibatnya jumlah virus baru yang ditemukan semakin banyak. Dan sampai saat ini pun virus-virus baru terus bermunculan dengan segala jenis variasinya.

B.     Pengertian
"A program that can infect other programs by modifying them to include a slighty altered copy of itself. A virus can spread throughout a komputer system or network using the authorization of every user using it to infect their programs. Every programs that gets infected can also act as a virus that infection grows“. (Fred Cohen).
Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “Virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses).
Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer bisaa.Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya,yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu dicatat disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya dengan "worm". Makalah ini tidak akan bahas mengenai worm karena nanti akan mengalihkan kita dari pembahasan mengenai virus ini.

2.        Kriteria dan Siklus Hidup Virus
A.    Kriteria Virus
Suatu program yang disebut virus baru dapat dikatakan adalah benar-benar virus apabila minimal memiliki 5 kriteria :
1.    Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi
Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu directory, untuk apa? agar dia dapat mengenali program program apa saja yang akan dia tulari,semisal virus makro yang akan menginfeksi semua file berekstensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/data semua file, terus memilahnya dengan mencari file-file yang bisa ditulari.Bisaanya data ini tercipta saat program yang tertular/terinfeksi atau bahkan program virus ini dieksekusi. Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan menaruhnya di RAM, sehingga apabila komputer dimatikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap program bervirus dijalankan dan bisaanya dibuat sebagai hidden file oleh virus .
2.    Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
Suatu virus juga harus bisa untuk memeriksa suatu program yang akan ditulari, misalnya ia bertugas menulari program berekstensi *.doc, dia harus memeriksa apakah file dokumen ini telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah maka dia akan percuma menularinya 2 kali. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan menginfeksi suatu file/program.Yang umum dilakukan oleh virus adalah memiliki/ memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut . Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik disetiap file yang telah terinfeksi.
3.    Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan
Kalo ini emang virus "bang-get", maksudnya tanpa ini tak adalah virus. Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon korbannya (baik file atau program) maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya, jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya untuk menulari dengan cara menuliskan byte pengenal pada program/ file tersebut,dan seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file/program yang diinfeksi. Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk menulari/ menggandakan dirinya adalah :
a.     File/Program yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. Kemudian diciptakan suatu file menggunakan nama itu dengan menggunakan virus tersebut (maksudnya virus mengganti namanya dengan nama file yang dihapus)
b.    Program virus yang sudah di eksekusi/load ke memori akan langsung
menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file/program
yang ada.
4.    Kemampuannya melakukan manipulasi
Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file/program. isi dari suatu rutin ini dapat beragam mulai dari yang teringan sampai pengrusakan. rutin ini umumnya digunakan untuk memanipulasi program ataupun mempopulerkan pembuatnya.
Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System), sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki system operasi. Misal :
a.    Membuat gambar atau pesan pada monitor
b.    Mengganti/mengubah ubah label dari tiap file,direktori,atau label dari drive di pc
c.    Memanipulasi program/file yang ditulari
d.   Merusak program/file
e.    Mengacaukan kerja printer, dsb
5.    Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.
Kemampuan Menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana. Langkah langkah yang bisaa dilakukan adalah :
a.    Program asli/virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.
b.    Program virus diletakkan pada Boot Record atau track yang jarang diperhatikan oleh komputer itu sendiri
c.    Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak berubah ukurannya
d.   Virus tidak mengubah keterangan waktu suatu file

B.     Siklus Hidup Virus
Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap, yaitu :
Ø  Dormant phase (Fase Istirahat/Tidur)
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi
tertentu, semisal tanggal yang ditentukan,kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini
Ø  Propagation phase (Fase Penyebaran)
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau
ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, ram dsb). Setiap
program yang terinfeksi akan menjadi hasil “klonning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya)
Ø  Trigerring phase (Fase Aktif)
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa
kondisi seperti pada Dormant phase.
Ø  Execution phase (Fase Eksekusi)
Pada Fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya.
Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb

3.        Jenis-jenis Virus Komputer
1.      Virus Makro
Virus yang dibuat dengan bahasa pemrograman yang terdapat pada suatu aplikasi. Virus tersebut akan berjalan pada aplikasi pembentuknya dengan baik. Sebagai contoh virus makro yang dibuat pada aplikasi Word, maka virus tersebut akan berjalan pada aplikasi microsoft word. Pada umumnya virus akan memodifikasi file NORMAL.DOT yang merupakan standar awal pengetikan apabila menggunakan Microsoft Word. Tetapi ada juga yang tidak memodifikasi file DOT tetapi ia membuat file DOT yang baru.
Contoh virus makro :
-          virus Melissa yang media penyebarannya melalui internet
-          varian W97M menginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka
2.      Virus Boot Sector
Virus ini bekerja dengan cara menggandakan dirinya, memindahkan atau mengganti boot sektor asli dengan program booting virus. Dengan cara ini virus akan tersimpan ke dalam memori sehingga virus akan mengendalikan hardware dan akan menyebar ke drive yang terhubung pada komputer.
Contoh virusnya :
-          varian virus wyx, wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy dengan panjang 520 bytes memiliki karakteristik memory resident dan terenkripsi
-          varian V-sign, virus ini menginfeksi master boot record dengan panjang 520 bytes
3.      Stealth Virus
Virus yang menguasai tabel interrupt pada DOS yang sering dikenal dengan “Interrupt interceptor”. Virus ini mengendalikan instruksi level DOS.
Contoh virusnya :
-          vmem(s), virus ini menginfeksi file *.EXE, *.SYS, dan *.COM, memiliki panjang 3275 bytes dengan karakteristik menetap di memori dengan ukuran tersembunyi dan di enkripsi
-          yankee.XPEH.4928, menginfeksi file • *.COM dan *.EXE dengan panjang 4298 bytes memiliki karakteristik menetap di memori, ukurannya tersembunyi dan memiliki pemicu.
4.      Polymorphic Virus
Virus yang hampir mirip dengan virus influenza atau HIV ini mempunyai kemampuan untuk mengecoh antivirus dengan merubah strukturnya setiap kali menginfeksi suatu file.
Contoh virusnya :
-          Necropolis A/B, virus ini menginfeksi file *.EXE, *.COM, dengan ukuran 1963 bytes memiliki karakteristik menetap di memori, ukuran dan virus tersembunyi, terenkripsi dan dapat berubah strukturnya
5.      Virus File
Virus ini bekerja dengan cara menginfeksi secara langsung pada sistem operasi, baik itu file *.EXE atau *.COM. hasilnya ditandai dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.
6.      Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dengan virus file. Dalam melakukan pekerjaannya virus ini menginfeksi file *.EXE atau *.COM dan juga menginfeksi boot sector.

4.        Cara-cara Penyebaran Virus
Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar, virus komputer dapat menyebar keberbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai cara, diantaranya :
  1. Disket, media storage R/W
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. Media yang bisa melakukan operasi R/W (read dan Write) sangat memungkinkan  untuk ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.
  1. Jaringan ( LAN, WAN, dsb)
Hubungan antara beberapa komputer secara langsung sangat memungkinkan suatu
virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file/program yang mengandung virus.
  1. Internet
Sangat mungkin suatu situs sengaja di tanamkan suatu “virus” yang akan
menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.
  1. Software yang Freeware, Shareware atau bahkan bajakan. Banyak sekali virus yang sengaja di tanamkan dalam suatu program yang di sebarluaskan baik secara gratis, atau trial version yang tentunya sudah tertanam virus didalamnya.
  2. Attachment pada Email, transferring file
Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.

5.        Cara-cara Penanggulangan Virus
1.         Langkah-Langkah untuk Pencegahan
Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :
Ø Gunakan Antivirus yang anda percayai dengan updatean terbaru, tidak perduli apapun merknya asalkan selalu di update, dan nyalakan Auto protect
Ø Selalu men-scan semua media penyimpanan eksternal yang akan di gunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika Autoprotect anti virus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
Ø Jika Anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan Antivirus anda dengan Firewall, Anti spamming, dsb
Ø Langkah-Lagkah Apabila telah Terinfeksi
Ø Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah disket, jaringan, email dsb, jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi komputer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable dari control panel)
Ø Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan cara :
-       Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
-       Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat Autoprotect berjalan berarti virus definition di komputer anda tidak memiliki data virus ini,
-       Cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdatenya maka ,upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus updatetan terbaru
-       Bersihkan, setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs
-       Situs yang memberikan informasi perkembangan virus. Hal ini jika antivirus update-an terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
-       Langkah terburuk, jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda .

6.        Jenis-jenis Anti-virus
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak.
Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan). Sebagian besar antivirus bekerja dengan beberapa metode seperti di bawah ini :
1.         Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database). Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription).
2.         Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang “tidak wajar” menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus  juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau “False Alarm” (jika konfigurasi antivirus terlalu “keras”), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam system (jika konfigurasi antivirus terlalu “lunak”), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning.
Antivirus yang menggunakan behavior-blocking detection ini masih sedikit jumlahnya, tapi di masa yang akan datang, kemungkinan besar semua antivirus akan menggunakan cara ini. Beberapa antivirus juga menggunakan dua metode di atas secara sekaligus
Tabel berikut berisi beberapa antivirus yang beredar di pasaran :
Produk
Situs Web
eSafe
http://www.aks.com
Avast
http://www.asw.cz
Anyware AntiVirus
http://www.helpvirus.com
Ansav
http://www.ansav.com/
AVG Anti-Virus
http://www.grisoft.com
Quick Heal
http://www.quickheal.com
Vexira Antivirus
http://www.centralcommand.com
Command AntiVirus
http://www.authentium.com/command/index.html
eTrust
http://www.ca.com/virusinfo/
waVe Antivirus
http://www.cyber.com
SpIDer Guard
http://www.dials.ru
NOD32
http://www.nod32.com
F-Prot Antivirus
http://www.f-prot.com
F-Secure Anti-virus
http://www.fsecure.com
RAV AntiVirus
http://www.rav.ro
AntiVir dan AntiVir Personal Edition
http://www.antivir.de
ViRobot, DataMedic, Live-Call
http://www.hauri.co.kr
WinProof dan ExcelProof
http://www.hiwire.com.sg
Die Klinik
http://www.ikarus-software.at
Kaspersky Anti-Virus (AVP)
http://www.kaspersky.com
VirusBUSTER II
http://www.leprechaun.com.au
email scanning services
http://www.messagelabs.com/viruseye/
eScan
http://www.microworldtechnologies.com
MKS Vir
http://www.mks.com.pl
McAfee Anti-Virus dan McAfee Virus Scan
http://www.mcafee.com atau http://www.nai.com
InVircible AV
http://www.invircible.com
Norman Virus Control
http://www.norman.no
Panda AntiVirus
http://www.pandasoftware.com

BAB III
PENUTUP


1.         Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1.    Virus komputer adalah bagian dari software komputer, hanya saja berbeda fungsinya yaitu mengganggu bahkan merusak sistim komputer.
2.    Tidak semua virus komputer memiliki dampak yang fatal, cukup banyak virus yang hanya bersifat jinak, tetapi walau bagaimanapun juga harus dihilangkan.
3.    Ketakutan yang berlebihan dengan virus komputer disebabkan oleh kebutaan akan virus komputer itu sendiri, ketakutan itu dapat dihilangkan dengan mengenal virus komputer.
4.    Dengan semakin mengenal sistem kerja suatu komputer, terutama sistem operasi serta mengetahui virus, maka dengan sendirinya pengetahuan kita untuk mempertahankan komputer dari serangan virus semakin baik sekaligus mendapatkan konsep untuk menangani virus komputer.
5.    Mencegah komputer tertular virus jauh lebih baik dari pada terkena virus baru kemudian kita memperbaikinya, sebab lebih menyulitkan dan juga tidak terjamin apakah akan berhasil sepenuhnya.

2.         Saran
Gunakanlah selalu anti virus pada komputer anda serta selalu meng-update versi terbarunya. Untuk mencegah adanya virus-virus baru sehingga komputer anda tidak mudah terinfeksi.







DAFTAR PUSTAKA


Anonymous. ____. Makalah Tentang Virus Komputer. Diakses pada tanggal : 28 September 2011  
                            http://www.scribd.com/doc/10900212/Makalah-Tentang-Virus-Komputer#

Anonymous. 2009. Makalah Virus. Diakses pada tanggal : 28 September 2011
                            http://warung-rumpi.blogspot.com/2009/12/makalah-virus.html


0 komentar:

Post a Comment

Next Prev

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ounty Liem Chicken Rice

pilihdokter (dot) com

Join NoW!!

close
▲Top▲