Makalah Pengembangan Rencana Perusahaan

| Tuesday, April 30, 2013


BAB I
PENDAHULUAN

1.        Latar Belakang
Sebuah perusahaan atau organisasi memiliki tujuan untuk menjadi lebih baik dan lebih besar dalam perkembangannya ke depan. Keberhasilan sebuah perusahaan atau organisasi bergantung pada banyak faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan sebuah perusahaan atau organisasi, yaitu perencanaan strategis.
Secara umum, perencanaan strategis dapat diartikan sebagai proses pengambilan keputusan strategis oleh sebuah perusahaan atau organisasi untuk mencapai tujuan dari perencanaan yang telah direncanakan. Dalam hal ini, langkah strategis yang diambil dalam sebuah perencanaan strategis mengandalkan segala aspek yang ada di perusahaan atau organisasi tersebut, misalnya pemberdayaan sumber daya (modal dan man power atau SDM).
Dalam melakukan langkah strategis, dapat digunakan berbagai analisis bisnis. Analisis bisnis tersebut antara lain analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, dan Threats), PEST (Political, Economic, Social, Technology), dan STEER (Socio-cultral, Technoligical, Economic, Ecological, Regulotry). Langkah strategis yang biasa diambil ini biasanya untuk jangka waktu yang panjang, misalnya untuk jangka waktu 5-10 tahun.

2.        Manfaat Penulisan
Sebagai referensi dan bahan tambahan untuk memberikan informasi kepada para pengusaha maupun lainnya tentang pengembangan usaha dan dapat melatih kreativitas yang dimiliki setiap mahasiswa dalam menulis sebuah makalah .

3.        Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini , yaitu :
1.      Untuk menambah pengetahuan dan wawasan yang lebih tentang pengembangan usaha.
2.      Untuk mengetahui bagaimana cara dan hal-hal yang dibutuhkan untuk  mengembangkan usaha dengan baik

BAB II

PEMBAHASAN

 

1.        Perencanaan Strategis Menurut Para Pakar

Definisi perencanaan strategis telah diungkapkan oleh banyak pakar. Menurut Kezner, perencanaan strategis adalah sebuah alat manajemen yang dipakai untuk mengelola kondisi saat ini menjadi lebih baik dan lebih maju pada masa yang akan datang.

Sementara itu, Brown menjelaskan bahwa untuk mencapai goal dari strategi yang telah diambil atau ditetapkan, seluruh pendukung perusahaan, mulai dari atasan hingga bawahan harus bekerja dalam sebuah system yang ada  dalam perencanaan strategis.

Perencanaan strategis secara eksplisit berhubungan langsung dengan dengan manajemen perubahan. Hal ini telah dibuktikan dengan hasil penelitian yang mengatakan bahwa strategic planning adalah suatu rangkaian proses yang mengedepankan inovasi untuk perubahan yang lebih baik. Jika perubahan tanpa diikuti dengan adanya inovasi,  langkah strategis yang telah diambil bisa dikatakan gagal.

Dalam proses perencanaan strategis, menjalankan pengembangan program-program strategis akan mencapai cita-cita perusahaan secara efektif dan efisien. Dalam dunia usaha, analisis bisnis dengan mengembangkan perencanaan strategis mulai dikenal pada  era 1950-an. Namun pada awalnya, sebagian besar perusahaan yang mengembangkan strategi perencanaan mengalami kegagalan.

 

2.        Manfaat Perencanaan Strategis

Perencanaan untuk mengambil langkah strategis bukan tanpa tujuan. Perusahaan atau organisasi yang mengambil langkah strategis memiliki tujuan, yaitu goal positif untuk kemajuan perusahaan atau organisasi. Berikut ini manfaat dari pengambilan langkah strategis bagi perusahaan atau organisasi.

A.    Kerangka Kerja untuk Pengembangan Anggaran

Suatu anggaran perusahaan membutuhkan komitmen sumber daya untuk tahun ke depannya. Oleh sebab itu, penting halnya untuk manajemen untuk membuat komitmen sumber daya agar menghasilkan ide yang jelas untuk langkah perusahaan ke depannya.

Suatu perencanaan strategis diharapkan menyediakan keranagka kerja yang lebih luas. Dengan demikian, manfaat langkah strategis perusahaan ini dapat memfasilitasi anggaran yang efektif.

B.     Alat Pengembangan Manajemen

Perencanaan strategis pun bermanfaat sebagai alat dalam manajemen perusahaan. Sebagai alat manajemen dalam hal pendidikan dan pelatihan manajemen unggul, perencanaan langkah strategis diharapkan dapat melengkapi para manajer untuk mengembangkan pemikiran tentang strategi dan pelaksanaan dari strategi tersebut.

Dapat dikatakan bahwa proses dalam sebuah perencanaan strategis lebih penting daripada output yang dihasilkan perencanaan pengambilan langkah strategis.

C.    Mekanisme Memaksa Manajeman Berpikir Jangka Panjang

Para manajer perusahaan cenderung mengalami kekhawatiran tentang masalah-masalah taktis dan pengelolaan urusan bisnis yang rutin dibandingkan dengan melakukan atau menciptakan terobosan untuk masa depan perusahaan. Proses pengambilan langkah strategis formal ini memaksa para manajer untuk meluangkan waktu dan kesempatannya agar memikirkan berbagai masalah jangka panjang.

D.    Alat untuk Mensejajarkan Manajer dengan Strategi Perusahaan

Debat, diskusi, dan negosiasi yang terjadi dalam proses perencanaan strategis dapat menyatukan dan mensejajarkan kedudukan manajer dengan strategis tersebut. Pembuatan rencana strategis mengungkapkan bahwa segala macam keputusan  yang bersifat individual tidak menciptakan suatu keseluruhan yang memuaskan.

 

3.        Proses Perancanaan Strategis

Dalam sebuah perusahaan, periode operasi perusahaan dijalankan sesuai dengan tahun kalender. Proses pengambilan langkah strategis ini dilakukan sebelum pembuatan anggaran tahunan. Berikut ini langkah-langkah dalam perencanaan strategis.

A.       Meninjau dan Memperbaharui Rencana Strategis dari Tahun Lalu

Selama satu tahun, keputusan yang mengubah rencana pengambilan langkah strategis dibuat. Manajemen dapat memutuskan kapan saja jika kebutuhan akan hal tersebut ada. Secara konsep, dampak dari keputusan jangka panjang tersebut sebaiknya dimasukkan  dalam rencana pengambilan langkah strategis yang sifatanya segera setelah keputusan itu diambil.

Jika rencana pengambilan langkah strategis itu tidak dijalankan dengan baik, rencana tersebut tidak lagi mencerminkan langkah yang akan ditentukan atau langkah yang akan diamabil oleh perusahaan. Khususnya, rencana itu tidak mencerminkan dasar  untuk menguji langkah strategis dan program yang dihasilkan dari perencanaan strategis tersebut.

B.       Memutuskan Asumsi dan Pedoman

Rencana strategis yang telah diperbaharui, memasukkan berbagai asumsi luas, seperti  pendapatan dari Produk Domestik Bruto (PDB), tarif tenaga kerja, tingkat suku bunga, harga jual, dan kondisi pasar. Asumsi-asumsi tersebut diperiksa kembali dan jika memungkinkan dapat diubah dengan memasukkan informasi paling terakhir.

C.       Iterasi Rencana Strategis (I)

Dengan memakai asumsi, pedoman, dan tujuan tersebut, unit bisnis dan unit lainnya  membuat desain awal dari langkah perencanaan strategis. Dalam rencana pengambilan langkah strategis ini memasukkan rencana operasi yang berbeda dengan rencana yang telah dijalankan sekarang ini, misalnya perubahan dalam strategi pemasaran.

Dalam perencanaan langkah strategis, staf bagian bisnis mayoritas melakukan pekerjaan yang bersifat analisis. Sementara itu, manajer bisnis melakukan pengambilan keputusan dalam strategi perencanaan.

D.       Analisis

Ketika atasan atau kantor pusat (Head Office) menerima rencana yang diajukan unit bisnis, kantor pusat akan melakukan penyatuan menjadi suatu perencanaan langkah strategis secara keseluruhan. Dalam sebuah perusahaan, ada staf pemasaran dan perencanaan. Staf ini berfungsi sebagai bagian yang menganalisis secara mendalam dalam sebuah perencanaan strategis.

Unit bisnis yang merencanakan langkah strategis perusahaan ini, misalnya merencanakan strategi pemasaran baru. Dalam strategi pemasaran baru tersebut, akan memecahkan bagaimana caranya agar penjualan yang dihasilkan akan sebesar dengan hasil yang direncanakan dalam rencana strategis.

E.       Iterasi Rencana Strategis (II)

Analisis dari perencanaan bisnis yang telah jalan pasti memerlukan revisi jika terjadi masalah dalam perencanaannya. Revisi perencanaan langkah strategis ini tidak hanya dalam satu unit bisnis saja, tapi juga bisa berdampak pada perubahan asumsi anggaran yang berakibat pada terpengaruhnya semua unit bisnis.

Itulah penjelasan mengenai  perencanaan bisnis dalan perusahaan atau organisasi. Intinya, langkah strategis diambil perusahaan atau organisasi untuk mengembangkan dan memajukan perusahaan. Perencanaan strategis ini biasanya dilakukan dalam periode jangka panjang  (5 tahun-10 tahun).




 BAB III
PENUTUP

1.        Kesimpulan
Berdasarkan hasil dari Pembahasan diatas , dapat disimpulkan bahwa pengembangan usaha  dengan menerapkan strategi – strategi usaha ,memperhatikan aspek – aspek , dan faktor  yang diperlukan dalam mengembangkan usaha adalah hasil akhir dari semua proses tahapan usaha .
Sehingga jika kita tidak mengembangkan usaha dengan baik dan bijak maka usaha kita akan mengalami kebangkrutan . Sebaliknya jika mengembangkan usaha dengan baik maka kita bisa menjadi pengusaha yang berhasil dan sukses.

2.        Saran
1.         Bagi para pengusaha sebaiknya mengembangkan usaha dengan melihat banyak faktor dan aspek yang menguntungkan sehingga pengusaha dapat menangani resiko usaha dengan mudah.
2.         Mengembangkan usaha dengan cara yang sekreatif mungkin supaya konsumen akan kembali  menggunakan produk/jasa Anda lagi.














DAFTAR PUSTAKA


Fadilah, Harris. 2012. Pengembangan Usaha. Wordpress.com; diakses online pada tanggal 10 April 2013.

Annahira.com. ____. Perencanaan Strategis, Langkah Strategis Menuju Masa Depan. Diakses online pada tanggal 10 April 2013.








0 komentar:

Post a Comment

Next Prev

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
▲Top▲